September 16, 2021 By cfellows.org 0

Saran Fotografi Lampu Kilat Pantulan yang Sederhana

Saran Fotografi Lampu Kilat Pantulan yang Sederhana

Fotografi lampu kilat pantulan merujuk ke jenis fotografi lampu kilat, yang memutarkan kepala lampu kilat Speedlite untuk menghadap ke dinding atau plafon, dan memantulkan cahaya berasal dari permukaan itu, yang menyebarkan dan melembutkan cahaya berasal dari Speedlite. Teknik ini cuma dimungkinkan pada lampu kilat yang dipasangkan pada hot shoe, apabila Speedlite Canon, dan sangat sangat berguna, lebih-lebih untuk fotografi di dalam ruangan. Baca konsisten untuk mempelajari perihal dasar-dasar dan juga lebih dari satu teknik yang bisa Anda gunakan untuk mengakibatkan potret wajah dan aksesori.

A: Menghadap 90° ke atas
B: Menghadap 7° ke bawah
C: Menghadap 90° ke kiri
D: Menghadap 90° ke kanan

Kunci untuk meraih hasil yang bagus dalam fotografi pantulan yaitu, sudut pantulan. Sudut di mana Anda bisa menyesuaikan head flash, berbeda-beda, terkait pada jenis Speedlite yang digunakan. Untuk Speedlite 600EX II-RT di atas, flash head bisa diposisikan menghadap ke atas, ke bawah, ke kiri atau ke kanan. Memvariasikan sudut flash head akan membuahkan cahaya yang menyinari subjek dalam cara yang berlainan teknopax .

Speedlite 470EX-AI (versi bahasa Inggris) disempurnakan AI (Auto Intelligent Bounce), yang secara otomatis mengukur dan menetapkan sudut pantulan optimal untuk hasil yang alami.

Untuk Speedlite lainnya, sering-seringlah berlatih sampai sempurna. Coba memutar head Speedlite untuk membuat perubahan sudut pantulan. Dengan membuat perubahan sudut posisi Speedlite bisa juga membuat perubahan gambar akhir bersama dengan sangat bagus.

Dengan mengarahkan kepala lampu kilat ke plafon atau dinding, akan menciptakan cahaya yang lebih lembut, yang lebih-lebih efektif di dalam ruangan sebab terdapat plafon dan dinding. Hal ini kurangi silau berasal dari kulit, rambut dan pakaian subjek Anda apabila mengambil foto orang.

Saran 1: Untuk membuat perubahan cara penampakan bayangan, pantulkan cahaya ke arah yang berbeda”

(Sama untuk kedua contoh) EOS-1D X Mark II/ EF24-70mm f/2.8L II USM/ FL: 55mm/ Manual exposure (f/3.5, 1/100 det.)/ ISO 100/ WB: Auto/ (Digunakan dalam contoh: Speedlite 430EX III-RT)
Perhatikan perbedaan di area bayangan berikut muncul. Pada misal pantulan plafon, tatkala bayangan menerpa ke bawah subjek, maka tidak tersedia bayangan pada subjek itu sendiri yang mengakibatkan subjek muncul hambar. Sebaliknya, pantulan cahaya berasal dari dinding menerpakan bayangan pada satu sisi subjek, yang membuatnya muncul lebih tiga dimensi.

Sebagai permulaan, apabila berurusan bersama dengan fotografi lampu kilat pantulan, tersedia dua metode pemotretan yang harus diingat: “pantulan plafon”, di mana Anda membidik bersama dengan kepala lampu kilat menghadap ke plafon, dan “pantulan dinding” di mana lampu kilat menghadap ke samping ke arah dinding. Perbedaan utama antara keduanya yaitu, cara tampilan bayangannya.

Seperti yang bisa Anda lihat pada misal di atas, untuk pantulan plafon, waktu cahaya datang berasal dari atas, bayangan yang dihasilkan akan kelihatan di bawah subjek dan gambar akan muncul hambar. Sementara itu, apabila Anda jalankan pantulan dinding, cahaya datang berasal dari satu sisi dan menerpakan bayangan pada sisi lainnya, yang mengakibatkan subjek Anda muncul lebih tiga dimensi.